Tersasar Jauh

"Kerana aku,
Menemuimu dikala ruang - ruang kosong itu terbiar sepi,
Yang kadangnya menjerit meronta - ronta minta diisi,
Memenuhi segenap ruang yang dimampatkan dengan halusinasi."

Khilaf aku tersasar jauh begini.
Jangan risau, aku masih dalam kawalan rapi.

Tapi...

Aku masih tertanya - tanya,
Adakah ini realiti,
Angan ataupun sekadar satu permainan ?

Aku masih tertanya - tanya,
Bagaimanakah kesudahan nya,
Sama ataupun berbeda ?

Atau aku yang masih tenggelam dalam lautan persoalan yang aku cipta sendiri.

Dan ternyata..

Masih ada ruang yang ingin aku penuhkan
Masih ada tangan yang ingin aku genggamkan
Masih ada nafas yang ingin aku ledakan
Masih ada jiwa yang ingin aku taklukkan
Masih ada masa yang ingin aku luangkan

Bersama.

Atau aku akan terus begini ?
Statik dalam dunia sendiri ?

Terlalu banyak persoalan.

Tuhan, andai ini takdirMu, permudahkanlah.

No comments: