Pandangan Pertama

Saat aku begitu asyik memandang sesuatu
Leka melirik tanpa sedar si empunya badan
Dari sisi tepi kekelabuan tidak jelas rupanya
Penuh aura magnetik sama bebola mata
Walau hanya terpisah dek sekeping kaca

Dalam gelap, kelam dan gelita.

Bersaksikan sebatang tiang yang diam membisu
Si rembulan setia menanti, menyaksikan drama sebabak
Dan juga ribuan lampu merah kelip-kelip tak berhenti
Terleka seketika.

Sedang ralat memerhati, dia berpaling!
Aku terpaku, terus kaku membeku.

Sesaat..
Dua saat..
Tiga saat..

Indah. Cukup indah. Terpukau.

Karena aku nggak tega berdepan dengan makhluk ciptaan Tuhan paling awesome - paling sempurna rupanya, maka aku larikan lirikan mata ini. Dia masih disitu, nggak berkutik dikitpun. Memandang dengan penuh tenang - penuh aura. Tapi aku di sini sedikit tidak senang. Ah natang, jantung mula berdegup kencang - rancak pula dia bergendang.

Lampu bertukar warna,
dia perlahan-lahan berlalu.

Aku membisu.
Ini pertama kali, pandangan pertama.

Penuh drama.

- Kota Damansara, 9 Jun 2013, 9.10 p.m (via mobile)

No comments: