Pakar

Aku kira sampai waktunya nanti
kita sama-sama bisa mengembara;
sambil kuputarkan lagu-lagu rock n' roll di corong radio;
dan ketukan jari pada nada yang menuju kehidupan.

Masih kita mengenang kenangan yang mengusik hati kecilku
Lampu neon dan kelip-kelip yang pernah kau hadiahkan
Juga patung biru sempena tipu helah yang telah kita lakukan dengan jayanya;
Penipuan yang tidak mampu disangkal akal.

Masih kita mengenang kenangan yang begitu lucu
Bila ter-tumpahnya kopi susu di buku kegemaranku;
Dan begitulah amarah yang tidak mampu tersimpan
Begitu gagal, kerap mati ditelan tawa yang nakal.

Jenaka-jenaka kita yang tak masuk dek akal
Gelak-tawa kita yang tak lekang di bibir
Liburan di jalanan,
Meriuh di pesta keramaian.

Dan perjalanan itu adalah bukti
--- Kepakaran kita berhibur tanpa saksi.



Sabtu, 26 November 2016.
Serdang.

No comments: